PENGEMBANGAN KARAKTER DI SMP NEGERI 6 MALANG

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasiolah hati (etik), olah rasa (estetis), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik) dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

DIMENSI PENGOLAHAN KARAKTER:

  1. Olah Hati (Etik) Individu yang memiliki kerohanian mendalam, beriman dan bertakwa
    sholat berjamaah
    sholat berjamaah
    kajian spiritual
    kajian spiritual

     

  2. Olah Rasa (Estetis)Individu yang memiliki integritas moral, rasa berkesenian dan berkebudayaan
    Merawat Tanaman
    Merawat Tanaman
    menjaga kebersihan
    menjaga kebersihan

     

  3. Olah Pikir (Literasi)Individu yang memiliki keunggulan akademis sebagai hasil pembelajaran dan pembelajar sepanjang hayat
    GLS setiap pagi
    GLS setiap pagi
    Pemanfaatan perpustakaan
    Pemanfaatan perpustakaan

     

  4. Olah Raga (Kinestetik)Individu yang sehat dan mampu berpartisipasi aktif sebagai warga negara
    Senam tiap Jum'at Sehat
    Senam tiap Jum’at Sehat

     

Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

5 NILAI UTAMA KARAKTER PRIORITAS PPK 

  1. RELIGIUS  Mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
    Sholat berjamaah
    Sholat berjamaah
    sholat berjamaah
    sholat berjamaah

     

  2. NASIONALIS Menempatkan  kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya
    Upacara
    Upacara

     

  3. GOTONG ROYONG Mencerminkan tindakan menghargai semangat kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan bersama
    Membersihkan sekolah
    Membersihkan sekolah
    menjaga kebersihan
    menjaga kebersihan

     

  4. INTEGRITAS Upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan
    baksos
    baksos

    baksos
    baksos
  5. MANDIRI Tidak bergantung pada orang lain  dan mempergunakan tenaga, pikiran, waktu untuk merealisasikan harapan,mimpi dan cita-cita
    bercocok tanam
    bercocok tanam

    belajar mandiri
    belajar mandiri

MANFAAT PPK

  1. Penguatan karakter siswa dalam mempersiapkan daya saing siswa dengan kompetensi abad 21 (berpikir kritis, kreatif, mampu berkomunikasi, dan berkolaborasi)
  2. Pembelajaran dilakukan terintegrasi di sekolah dan di luar sekolah dengan pengawasan guru
  3. Revitalisasi peran Kepala Sekolah sebagai manajer dan guru sebagai insirator PPK
  4. Revitalisasi Komite Sekolah sebagai badan gotong royong sekolah dan partisipasi masyarakat
  5. Penguatan Peran Keluarga melalui kebijakan pembelajaran ima hari
  6. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga masyarakat, pegiat pendidikan, pegiat kebudayaan, dan sumber-sumber belajar lainnya

FOKUS GERAKAN PPK

1. TRUKTUR PROGRAM

Difokuskan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan memanfaatkan ekosistem pendidikan yang ada di lingkungan sekolah serta penguatan kapasitas kepala sekolah, guru, orang tua, komite sekolah dan pemangku kepentingan lain yang relevan

2. STRUKTUR KURIKULUM

Tidak mengubah kurikulum yang sudah ada melainkan optimalisasi kurikulum pada satuan pendidikan melalui kegiatan intrakurikuler, kokulikuler, dan ekstrakurikuler, serta nonkurikuler di lingkungan sekolah

3. STRUKTUR KEGIATAN

Mengajak masing-masing sekolah untuk menemukan ciri khasnya sehingga sekolah menjadi sangat kaya dan unik serta mewujudkan
kegiatan pembentukan karakter empat dimensi pengolahan karakter yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara meliputi olah rasa, olah hati, olah pikir, dan olah raga

BASIS GERAKAN PPK

1. BERBASIS KELAS

  • Integrasi proses  pembelajaran di dalam  kelas melalui isi kurikulum dalam mata pelajaran, baik secara tematik maupun terintegrasi
  • Memperkuat manajemen kelas dan pilihan metodologi dan evaluasi pengajaran
  • Mengembangkan muatan lokal sesuai dengan kebutuhan daerah

2. BERBASIS BUDAYA SEKOLAH

  • Pembiasaan nilai-nilai dalam keseharian sekolah
  • Keteladanan orang dewasa di lingkungan pendidikan
  • Melibatkan ekosistem sekolah
  • Ruang yang luas pada segenap potensi siswa melalui kegiatan ko-kurikuler & ekstra-kurikuler
  • Memberdayakan manajemen sekolah
  • Mempertimbangkan norma, peraturan & tradisi sekolah

3. BERBASIS MASYARAKAT

  • Potensi lingkungan sebagai sumber pembelajaran seperti keberadaan serta dukungan pegiat seni & budaya, tokoh masyarakat, dunia usaha dan dunia industri
  • Sinergi PPK dengan berbagai program yang ada dalam lingkup akademisi, pegiat pendidikan dan LSM
  • Sinkronisasi program dan kegiatan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan juga masyarakat serta orangtua siswa

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *